Taukeh Tawar Ayam Luar Negara RM90 Sahaja!

Persaingan sengit di antara beberapa pusat pelacuran berdekatan menyebabkan bapa ayam melakukan pelbagai taktik untuk menarik pelanggan secara terbuka tanpa menghiraukan keadaan sekeliling.


Gambar hiasan

Ini terbukti apabila sebaik meletakkan kenderaan di kawasan parkir berdekatan pusat ‘akuarium’ terbabit, wartawan segera dihampiri seorang lelaki lingkungan 40-an yang seolah-olah khuatir ‘pelanggan’ pergi ke premis lain.

Berdasarkan pengamatan wartawan, premis itu mempunyai beberapa bapa ayam yang ada tugas masing-masing. Ikuti dialog wartawan bersama bapa ayam terbabit.

Penjaga parkir (P): Hello bos. You (awak) mau cari apa? Kalau mau ‘ayam’, ikut saya. Ini tempat memang best. You kena cuba dulu.

Wartawan (W): Eh, you mahu bawa saya ke mana? Saya mahu pergi ke ******. Kawan saya cakap tempat itu lagi ‘best’.

P: Haiya... You percaya sama saya. Saya gerenti you puas hati. Sini lagi syok dari tempat itu. Mari-mari, saya bawa you. Jangan risau. You pasti puas hati.

W: Okey.

Sebaik masuk, wartawan bertemu pula dengan seorang lagi bapa ayam yang menjaga pusat itu. Selain itu, tinjauan awal mendapati premis itu tidak langsung menggambarkan sebuah pusat pelacuran atau spa.

Wartawan pasti, ramai tidak tahu premis terbabit menawarkan khidmat seks, lebih-lebih lagi pintu depannya berwarna hitam selain dilengkapi pagar besi, seolah-olah ia pub atau kelab malam.

Bapa ayam (B): Hai bos. You mau ayam? Mau ‘girl’? Mari masuk. Sini ada banyak, you boleh pilih.

W: Memang mahu tauke, tapi sini tempat ‘best’ ke? Saya selalu pergi yang depan tu. Sini saya tak pernah datang lagi.

B: Tak apa. You boleh ‘try’ dulu. You boleh tengok-tengok dulu. Kalau tak puas hati, tak apa. Saya tak marah.

W: Okeylah. I cuba dulu.

W: (Ketika di dalam premis terbabit) Wow. You punya tempat ada mini cinema (pawagam mini) ya? Hebat la. ‘Porn’ (video lucah) pun you pasang ke? B: Mestila. Kita mau cari makan maa... Mesti ada tarikan, baru orang datang. Betul tak? Ok. ‘Girl’ sudah siap. Mari masuk bilik kaca. Sekarang ada dalam 15 orang. You pilih mana suka. Ada dari Vietnam, Filipina, Thailand dan China. Semua RM90 setengah jam kecuali dari China, RM150. Tapi ini ‘China Doll’ hanya mau orang Cina. You pilihlah mana u suka.

W: Bos, boleh angkat keluar ke ini ‘girl’? Kalau saya mau bawa keluar satu hari boleh ke? B: Tak boleh la. Ini ‘girl’ tak pandai cakap Melayu. Inggeris pun dia tak pandai. Nanti jadi ayam itik macam mana? You susah, nanti saya pun susah juga.

W: (Selepas memilih) Okey bos. Saya mahu yang ini.

B: Okey. Ini orang pandai ‘servis’. You mesti puas hati. Sekarang bayar dulu RM90. Nanti I bawa you pergi bilik.

-Hmetro

Inilah Para Milyarder Pembeli Negara


Apa yang Anda pikirkan tentang yang dilakukan para miliarder dengan kekayaannya? Membeli rumah, pulau, dan pesawat pribadi, mungkin itu yang terbayang di benak Anda. Namun, bagaimana jika para miliarder itu menggunakan hartanya bukan untuk suatu hal yang lazim seperti membeli pulau, rumah, dan sebagainya, melainkan untuk membeli sebuah negara. Bisakah?
Data yang tersaji dalam CIA Fact Book, seperti ditulis Forbes.com, mengungkap bahwa kekayaan 400 miliarder versi Forbes setara dengan pencapaian ekonomi sejumlah negara.
Bill Gates. Dengan kekayaannya yang ditaksir mencapai 50 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan 500 triliun rupiah, ia memiliki neraca lebih besar dari pendapatan domestik bruto (PDB) yang dihasilkan 140 negara di dunia termasuk Kostarika, Bolivia, Uruguay dan El Savador. Dana cadangan Micsosoft saja diperkirakan lebih besar dari PDB Tanzania dan Burma.

Warren Buffett. Dengan kekayaannya melebihi pencapaian ekonomi Korea Utara pada kisaran angka 40 miliar dolar AS atau setara dengan 400 triliun rupiah. Padahal ia baru saja menderita kerugian sebesar 10 miliar dolar AS pada tahun ini.

Mayor Michael Bloomberg, pemilik perusahaan penyedia layanan jasa informasi keuangan dan perusahaan media Bloomberg. Kekayaannya setara dengan PDB negara Zambia sebesar 17 miliar dolar.

Apa masih ada lagi? Tentu saja. Majalah Forbes memiliki daftar nama seperti hartawan kasino Sheldon Adelson dan Pierre Omidyar, pendiri pasar lelang terbesar di dunia eBay. Keduanya masing-masing mampu menyamai PDB Bahama sebesar 9 miliar dolar AS dan Somalia dengan PDB 5,5 miliar dolar AS.

Ini belum menyebut nama George Lucas, sutradara ternama yang juga pemilik franchise Indiana Jones, atau John Paulson pemain bisnis real estate. Yang jelas jika negara-negara tersebut dijual dan para miliarder tak ragu merogoh koceknya, bukan mustahil mereka bisa membeli sebuah negara.